Oct 30 2008
Teruskan..
Sadar akan himpitan kehidupan membawaku kian menepi…
terus bergeser hingga tepian pijakan kehidupan..
Masih ada pilihankah untuk itu..
Sejenak mataku menatap hamparan luas yang membiru.. Apakah aku harus terus bergeser..
Entahlah.. Ini bukan Pilihan tapi sebuah
keputusan..
Mengapa aku harus Mengarungi samudra kehidupan ini..
hanya kekuatan yang mampu mengalahkanya.. yang kadang kala tak harus kuasa..
Disini tempat kita bertaruh..
Bertahan atau tenggelam.. hilang ditelan kehidupan…
Tapi ini bukan Pilihan..
sejenak protes itu pun muncul kembali..
tidak ini jalan kehidupan bukan pilihan..
Apakah aku akan mati disini..
Ingat anakku.. tidak ada yang tahu kau akan bagaimana.. Jika Kau tetap bertanya aku tak akan menjawab..
Hidupmu hanya pada tinggal keputusan..
Terkadang Iya atau Tidak.. Itu saja.
Teruslah menatap kedepan.. jangan Kau korbankan perjuanganmu selama ini..
Keberhasilan ini ada diujung perjuangan.
Perjuangan Bukan Tanpa Ujian.. Kau akan Tangguh dibuatnya..
Semua bukan untuk dirimu dan sadarlah akan perjuangan itu.. ?
Bukan Untukku.. Tentu.. Semua Adalah keikhlasanmu Saja.. dan kau akan merasakan manisnya perjuangan itu..
Sekarang Berjalanlah-terus… Terus..
Jangan Kau perdulikan Semua.. Terus..
Terus… Terus.. Tidak aku harus
kompromi.. Semua harus Kompromi..
Harus ada kesepakatan..
Untuk apa.. semua Telah Tertakdirkan
semua telah tergaris dalam catatan hidupmu.. dan Kini kau tinggal menjalani.. Dan teruslah.. DijalurNya..
Bagaimana kalo.. “BOdoh.. jangan Lagi bertanya.. Terus… Terus..
Huah… Terus.. ?
Rupanya ini mimpiku.. Lagi atau ?