Aug 20 2008
INI DAN ITU
Aku takut belebihan untuk hal ini.. tapi Tak apa lah.. toh pada dasarnya.. Semua ini adalah bagian dari apa yang kita sebut proses.
Sayangnya aku harus mulai lagi dari awal agar semua tahu.. bahwa ini adalah bagian dari apa yang telah dan ingin aku lakukan… Kita Memang tak dapat hidup dengan masa lalu. bahkan sedetik kejadian yang telah terjadi pun.. tak dapat kita ulangi lagi..
Aku Sering bergurau akan sebuah keindahan. Tapi ini bukan lah hal yang alami.. Sebab keindahan ini ingin kuciptakan. Semua orang pun dapat menciptakannya. Hanya saja tak semua orang mau untuk bersabar dalam membangunnya.
Aku ingat setiap Wejangan Sang Guru untuk Lebih sekedar tahu dan aku selalu ingin mempelajarinya setiap tahapan ini.. Layaknya titian Anak Tangga, Kita Hanya Perlu melangkahkan satu persatu untuk dapat melaluinya. Hingga Keindahan itu benar-benar dapat diraih.
Aku belum dapat mengatakan ini adalah wajar. karena hal yang terpenting "Bukan itu" tapi pada kata "ini". Sebab pada dasarnya Itu lebih Pada Hasil, sedangkan Ini lebih mengacu pada Proses.
Sampai akhirnya Kau dapat Mengatakan "Kau Telah Halal Untuk Ku Pergauli". Semua Ujian Telah Kita lalui dan Kini kita hanya menunggu Nilai dari apa yang Telah kita Kerjakan.
Apapun yang talah kita kerjakan akan jauh lebih ternikmati jika kita Tahu Prosesnya dan Sabar dalam menjalaninya. Yah, Mungkin ini jauh lebih hidup karena berguru pada kebenaran. Untuk dapat Menikmati sebuah Hidangan dalam Ikatan Pernikahan Tentu kita harus Tahu dulu bahan-bahan,bumbu dan peralatan yang ingin kita gunakan.
Selain itu kita pun harus mempersiapkan sebuah buku resep yang dapat membantu kita dalam meramu dan mengolah setiap bahan dan bumbu agar tersaji sebuah hidangan yang ingin kita NIKMATI..
Kecuali Yang Sudah bepengalaman..
ahahah..hhahah.. G Janji..Lah…
Hahah… Cape.. Deh..
Oke, Trus intinya bahwa kita Tak akan lepas dari Buku Resep dalam melakukan proses memasak ini.. Yah, Sudah Tentu kita akan melakukan Tahapan demi Tahapan ini. dengan Modal SABAR..
Aku Rasa ini Memang Hal Seius.. kenapa Harus Sabar… Kalo g Percaya tanya aja pada Mamamu.. Apakah Memasak itu Harus Sabar ?
Jadi Pada Intinya.. Jangan Sampai kau makan Mentah-mentah bahan yang ingin kau Masak. Kalo tidak kau Tak Dapat menikmati apa yang akan Tersaji nanti. Huhhhhhhhhhhhh………. Hmmmm…. ???
Selain itu.. kita Pun tak boleh Asal- asalan dalam Melakukannya.. Kalo Tidak kita pun akan mendapatkan hasil yang kurang lebih sama.
Mungkin akan lebih BAIK kalo kita mau bertanya… Sudah barang tentu pada orang yang Tepat Pula.. karena ini jg bagian dari proses..
Kita jg harus menyadari bahwa kita sedang dalam perjalanan. perjalanan menuju mati.. Setiap langkah kita mestinya harus dapat memberi arti. Hingga terisi Sisa hari yang harus kita lalui.
Biarkan Hijab Hati ini ada dalam menggapai cita-cita karena itu adalah bagian dari Menata Hati Bukan sekedar menjaga Hati. Bukankah Menata Lebih baik dari sekedar menjaga..? Mungki Kita Punya Ribuan Alasan untuk ini.. Dan Semua ini jg.. Hidup dengan berbagai sudut pandang..
Yah, Intinya Kita tetap Satu.. bahwa semau itu Tetap tertuju pada satu ke inginan dan Cita - Cita Demi menggapai Taman Surga Yang DiRidhoi-Nya…
Akan lebih baik jika waktu yang kini tersisa untuk dapat di manfaatkan Untuk BELAJAR dan MEMAHAMI.. Arti sebuah kehidupan.
Berkarya dan Bebuat Untuk Lebih baik.. hingga Kita Dapat menuai dari apa yang kita tanam saat ini…. semua itu Tetap pada Proses.. karena hasil hanya lah sebuah cita - cita.
Masalah waKtu Tentu dapat kita Pelajari, tapi yang Penting semua hadir dan datang tepat pada waktunya. Jangan Sampai Kau menjadi Sia-Sia.. Terperangkap dalam Lingkaran Semu Kehidupan yang Kian Hari Terus Menjerat.
Semua akan Lebih baik jika kita Mau Untuk LEBIH SABAR.. Karena itu Keyakinan bukan SEKEDAR bualan DUNIA..