Archive for May, 2006

May 30 2006

Published by kabar2i1 under AKU DAN DIRI QU

DarkdragonTak banyak yang harus diingat, tak usah dipermasalahkan lagi… yang jelas sekarang dan besok adalah sebuah tantangan…

Sekelumit dosa yang terukir mungkin tak mudah untuk dilupakan tapi bukan itu intinya.  ketika aku harus berlari dan terus berlari menuju puncak kehidupan yang mungkin tak pernah aku bayangkan sebelumnya.  mungkin jika aku lebih siap  tak perlu aku harus bersusah payah untuk berlari… mungkin berjalan mundur pun aku bisa… tapi sudah lah…

Mungkin  inilah jalan hidupku… tak perlu aku permasalahkan diri ini… bagi ku cepat atau lambat cuma masalah waktu… Tapi  proses tak dapat  kau abaikan begitu saja.  demi tercapai tujuan yang ingin ku raih. 

Mungkin begini atau begitu atau bagaimana  pun juga cara yang ingin aku capai bukan menjadi masalah.  Soal tempat, siapa, apa dan bagaimana oleh  siapa tak perlu  aku lihat itu.  selama itu masih ada dalam jalur yang benar tak perlu aku kuatirkan…

Cepat atau lambat aku harus tahu semua itu…
bukan karena apapun juga selain  kebenaran yang hakiki.   mungkin pahit yang terasa bukan  lah tolak ukur  yang aku gunakan.  ketajaman adalah yang aku butuhkan.  semua yang telah usang mungkin kan tergantikan…

aku hanya berharap dan terus berharap… bukan hanya sekedar ambisi tapi juga cita - cita.
tak lagi  ku pungkiri semuat itu.  bahwa hidup adalah perjalanan, perjalanan harus bertujuan, dan tujuan adalah awal dari kehidupan itu sendiri. 

Hanya ada satu kata Maju……….

No responses yet

May 16 2006

JANGAN PERNAH BERKATA…

Published by kabar2i1 under AKU DAN DIRI QU

Apa yang dijalani belum tentu hasil ucapan…
Ketika kehendak telah dilaksanakan terkadang ucapan tak berarti..
Bisa saja kau berkata tidak tapi ragamu melakukanya…

Mungkin saja aku berkata dekat tapi wujud menjauhi..
Ketika kehendak yang ku pilih tapi kenyataan menjauhi…
Terkadang sulit untuk diungkapkan tapi nikmat untuk dilakukan..

Tak pernah aku memikirkan tapi kenyataan tak dapat dihindari…
Ketika kau tau itu kesulitan mungkin saja kau menuju kesana..
Berjalan mengikuti kehendak bukan berarti mengikuti semua ikrar yang diucapkan…

AutumnMungkin ini adalah titik perenungan ku terkadang sulit dipercaya dengan apa yang disebut dengan kenyataan.  ketika kita telah dapat memperhitungkan dan merencanakan tapi kenyataan lah yang perlu diterima sebagai buktinya.  Aku bukan Tuhan yang ketika berkata "Jadilah maka Jadilah Apa yang Menjadi Kehendak-Nya" 

Mungkin ini yang harus aku koreksi mungkin selama ini mulut ini telah mengatakan apa saja… mulai dari manisnya kata cinta sampai sumpah serapah yang mungkin tak pantas keluar dari mulut ini. 

Terkadang tak sanggup untuk berjanji…  tapi tidak untuk mengatakan kejujuran.  Kenapa perlu dipertanyakan jika bukan hal dikuasa kita sebagai  manusia… mungkin orang dapat menduga dan mengira tapi itu hanya lah duga-an dan kira-an…

ketika aku berjalan menyusuri menuju kesebuah kesunyian tak khayal lagi jika kejujuran demi kejujuran mulai terungkap.  tak perlu lagi kau bungkus dengan kemunafikan semua dapat terungkap… siapa aku siapa kamu dan siapa kita ?

mungkin ini yang membuat kita tak patut untuk sombong dan membanggakan diri… sedikit yang kita perbuat mungkin menjadi hal yang luar biasa bagi seseorang tapi belum tentu bagi orang yang lainnya, Apalagi Dihadapan Nya…

Ketika aku disudutkan oleh sebuah kenyataan yang mungkin tak bisa aku pungkiri maka mulailah aku berserah diri.  Karena itulah juga aku mulai mengatakan dan mengadu akan hal yang aku hadapi… segala keluhan dan ratapan keluar dari mulut ini…. tapi kemana ketika kau mendapat pujian ? sedikit sanjungan ? riuhnya tepukan ? atau Salam penghormatan… kemana saja dirimu… Mana ratapan mu ? mana keluhan mu…? 

mungkin aku adalah manusia yang tak pantas untuk dipuji atau disanjung tapi bukan untuk tidak bersukur Kepada-Nya.
karana itu juga ketika kau menjadi orang yang membanggakan Sudah Sangat Seharusnya kau Bersyukur… ingat Kau Bukan Tuhan….

terkadang perkataan ku selama ini tak pernaah aku jaga… apalagi perbuaatan ini mungkin tak layak untuk ditiru… tapi kejujuran adalah modal utama dalam kehidupanku….  tak malu diri ini mengakui dan menerima setiap cacian yang pastas aku terima.  Tak ada niatku untuk membungkus setiap kebusukan dan kekuranganku yang pantas aku terima… mungkin ini yang terbaik dari pada aku harus menjadi orang yang munafik. 

Hentakan kaki yang kian lama kian melemah ini memberikan satu pertanda bahwa aku bukan lah Tuhan.  Aku manusia biasa tak dapat menentukan dan menjadikan semua yang ku inginkan.  hanya satu hal yang dapat aku kerjakan bahwa aku harus berjalan. 

Bekal yang aku punya bukanlah untuk menjadikan ku sebagai manusia yang lupa akan keberadaanku.. Harus kututup mata ini untuk hal yang tak pantas, Kututup telinga ini akan bualan yang menyesatkan dan kututup mulut ini dari semua bentuk penipuan.

tak perlu lagi aku berharap akan sebuah keindahan jika aku tidak mencarinya.  Mungkin tak pelu juga aku bercerita akan impian… toh jika itu impian maka dia tak akan pernah usai untuk diceritakan…. tapi jika kuraih jalan itu maka akan ku wujudkan impian itu….

TAk perlu lagi menyesal, mungkin jika kau menyesal hari ini mungkin besok kau akan menghadapi penyesalan yang jauh lebih pait… Kesabaran adalah pilihan yang tepat untuk dijalani.

Kehilangan bukanlah akhir dari segalanya,

pemberian bukan ukuran,

keinginan bukan tuntutan,

perjuangan bukan kesombongan,

kebaikan bukan pameran dan

keindahan bukan tontonan. 

Ikhlas Lah Sayang…

One response so far