Jun 14 2006
Senyuman Itu…
Mengartikan sebuah senyuman mungkin dapat
menimbulkan banyak pertanyaan. Apa lagi hadir
dari wujud dengan tatapan tajam lambang
keteguhan hati.
Persoalan yang datang ternyata tidak saja pada
apa yang mulai tersirat dalam benakku. Sampai
pada akhirnya timbul pertanyaan untuk siapa
senyuman itu ?
Mungkin langkah tak dapat aku hentikan tiba2 tapi
ketika hadirnya bayangan itu. aku seolah2
merasakan detakan jarum jam yang menggema
dalam hatiku terhenti. Benarkah semua ini terjadi ?
Ada apa dengan ini semua kenapa semua tampak
diam tak bergeming. langkah ku yang begitu berat
membuatku tak mampu untuk berlari.
Sejenak pandanganku mulai tertuju pada
senyuman itu ? entah pada siapa senyuman itu
tertuju beberapa detik yang lalu ? yang jelas
tatapan itu menatap ke arahku…
Tidak itu bukan untuk ku.. kulihat dibelakangku..
tatapan orang2 itu hanya tertunduk ada juga yang
menoleh pada sisi jalan beraspal dengan riuhnya
kendaraan.
Kenapa detik itu juga aku menatap pada
senyuman itu ? apakah dihadirkan untukku ? atau
hanya perasaanku saja ? kenapa itu terjadi ?
mungkinkah aku bertanya kalo itu nyata ?
Lalu pada siapa ? untuk apa ku pertanyakan ?
Akhirnya aku sadar bahwa aku sedang
melangkah… tapi bagaimana dengam mereka
kenapa semua diam bagaikan benda mati ?
sedikit2 langkahku terayun juga seiring dengan
detak jam bagai tak pernah terjeda dalam riuhnya
suasana.
Kubalikan tubuh ini seolah tak percaya ? benarkah
kejadian tadi ? hei.. coba lihat senyuman itu ? aku
lihat juga tatapan tajam mata itu ? benarkah untuk
ku ? apakah aku berhak untuk mendapatkan itu ?
kenapa aku berpikir seperti itu ? kenapa tak aku
sambut saja senyuman itu ? apa yang aku
permasalahkan ?
Tak kutunggu lagi untuk mengangkat bibir ini…
Terasa betul rekahan bibirku kaku yang telah lama
terkatup. Belum lagi keringnya kerongkongan ini
menambah kebisuanku…
Bicaralah , Bicaralah. aku tidak boleh Diam..
Semua itu tidak boleh lagi terabai kan… aku harus
tahu itu, aku harus angkat bicara…
Aku ingin semua tahu untuk siapa senyuman itu ?
Kenapa dia hadir didepan mata ku ? Adakah yang
memperdulikankan ku?
Kenapa aku sejauh itu, tak terpikirkah bahwa itu
sedekah.. yang baru saja ku terima… kenapa aku
harus bingung akan semua itu… Bersyukurlah…
Bersyukurlah… Alhamdullillah…
