Feb 24 2007
Jagalah Hati..
Siang ini cuaca cukup baik, sedikit mendung dan sempat hujan rintik - rintik pagi yang dingin membangunkanku dari sebuah mimpi yang tertunda ketika malam disaat aku terbuai oleh sebuah mimpi. "Ah.. biarkan saja mimpi itu.. toh besok dia akan datang lagi kalo dia mau". Dipagi yang dingin ini aku putuskan untuk mandi, "andai aku punya penghangat air, huuuh.. masih saja aku berhayal"
Semalam sudah sampai, semua hampir bersatu antara niat, tekat dan kemauanku hingga aku dapat mengambil keputusan yang mendekati bulat. tapi aku lebih suka untuk mengalir saja lah, dari pada aku harus banyak berencana dan aku khawatir kalo ada yang tak sesuai dengan apa yang aku mau. yah minimal aku harus flexibel dan sedinamis mungkin dan yang penting semua adalah prosesnya.
Rencana perjalan kali ini tertunda lagi, hari ini aku batalkan untuk memulai karena aku rasa ada yang tidak beres dengan persiapan ku. akhirnya aku berusaha untuk mengeceknya kembali. rasanya berat betul jika terus aku bertahan tapi alangkah bodohnya jika menyerah begitu saja.
Tidak rasanya aku harus yakin dengan apa yang aku perbuat baik dan buruknya hanya aku yang dapat merasakanya. terasa hambar jika ku sampaikan pada kalian.
boleh jadi ini hanya sebuah usaha untuk mempertahankan tapi ini juga merupakan waktu untuk belajar sambil mengerjakannya.
Memang saat ini adalah hal yang tepat jika aku menebar keceriaan, tanpa harus aku berpikir. mungkin nanti ku tahu dan untuk apa itu ku pertahankan pada sebuah tekat yang mungkin terlihat konyol. pada dasarnya aku lebih suka akan sebuah ikatan, akan tetapi ikatan seperti apa yang pas untuk itu.
Mencari sisi ideal mungkin sebuah pilihan untuk bekal perjalanan, tapi apa aku harus terpaku pada satu pilihan ? entahlah.. mana yang ku mau aku juga akan tahu beban yang akan aku bawa. Tapi perlahan aku harus teguh akan sebuah pilihan. nampaknya kejenuhan juga mulai menghantui diriku. yah.. tak kutolak lagi untuk menikmati sebuah tiupan angin dan hangatnya teh.
Kebosanan itu tak aku pungkiri tapi keutuhan yang aku pertahankan, aku terdidik untuk keutamaan dan kebersamaan. baiklah aku hanya menuliskan tinta merah dalam benak kehidupan. tak lupa selipan kekeliruan dalam pembekalanku yang harus diperbaiki.
Mungkin tak Mungkin semua yang terjadi Hanya Kehedak Allah SWT, hanya karena izin-Nya semua dapat terjadi. Aku hanya menjaga agar tidak terbelenggu oleh Jalan Yang Mengundang Murka Allah.. "Kabulkan doa hamba Ya.. Allah.."