Archive for March, 2007

Mar 01 2007

Celoteh Untuk Camar

Published by kabar2i1 under PUISI QU

Celoteh Untuk Camar
oleh : Kurt Yowan

Pancaran ketenangan dari balutan
rajutan benang hitam membungkus sebuah
kelembutan yang terpancar dari sinar
ketulusan.

Dalam hiruk pikuk sebuah terminal ilmu
yang berpacu dengan waktu. Terikat
dalam untaian dilema yang menjadikan
sebuah penantian

sebuah upaya menuju harapan demi mimpi
yang hadir dalam sanubari. ketika
fajar tlah tiba harapan baru pun tiba.
persoalan menghiasi kehidupan dalam
naungan kelemahan jiwa.

sisi hitam menjadi remang dibalik
sebuah harapan. ketika keinginan mulai
terkendalikan demi ambisi dan ego
nurani. mengikis pagi pengereak naluri.

tatapan mata menuju harapan mencari
jalan menuju pagi. jalan yang dipilih
tetap dilalui, mengharap akan adanya
sebuah jawaban.

takkan kuhiraukan siapa kau ini, demi
mengejar harapan pasti. keindahan yang
dinanti menjadi harapan kekuatan diri.
tak ku tanya siapa aku ini demi kau
sibuah hati.

senandung lirih menyejukkan hati, rasa
pilu kan terganti. hanya sebuah kata
pasti, yang mungkin masih jadi misteri.

kebodohan karena nurani, kelemahan
karena budi, kebenaran yang dinanti
bukan ambisi berbalut mimpi.

ketulusan yang dinanti menjadi pemicu
semangat jiwa. bukan karena nafsu
birahi semata. berbalutkan sebuah
kekuatan dalam damai pengganti tawa.

keindahan yang bukan tontonan, lambang
sebuah keyakinan sejati. berbalut
sebuah keiklasan budi, tergambar dalam
gerak ragawi.

Kemauan untuk berbakti masih tersirat
dalam diri. ketika tanya berbalas
tanya. pembuka pintu nurani,
penghubung curahan hati.

Iklaslah sayang kau ku miliki menjadi
teman perjalan ku ini. Tak perlu dusta
penghibur hati hanya ketulusan
pembalut nurani.

2 responses so far

Mar 01 2007

MENUNTASKAN SEMUA YANG TERTUNDA

Published by kabar2i1 under Catatan Perjalanan

Rasanya hari ini terlalu cepat berlalu, mungkin aku salah lihat jam di hp ku… hmm.. ternyata benar.. sekarang sudah siang..

   Mencoba untuk komit dengan apa yang telah diucapkan ternyata sulit. kedisiplinan yang menjadi tanggung jawab moral terkadang dipertanyakan.  Apalagi motivasi yang begitu buruk hingga membuat semua itu semakin lengkap untuk ditinggalkan.

  Terkadang tak salah kalo aku mencoba atau melakukan hal baru dalam keseharianku ini.  toh aku harus berani melangkah untuk perjalan yang akan aku tempuh ini. Perbekalan telah aku check kembali dan sekarang lah upaya ku dalam melengkapinya.

  Menunda-nunda hal kecil ternyata dapat berdampak besar pada aktivitasku selanjutnya.  Mungkin kemarin aku tak pernah berpikir kalo hal kecil tersebut dapat berdampak cukup serius pada persiapan perjalananku ini.

  Malam ini aku telah bertekat untuk menuntaskan semua yang tertunda dengan segala konsekuensi yang harus aku kerjakan. aku tak mau semua menghambat lagi.  tahapan ku kali ini bukan lagi hanya bermalas-malas dengan ribuan khayalan yang tak berujung.

  Semua dapat saja terjadi apapun itu, pahit dan manis, susah dan mudah, atau cepat atau lambat harus aku nikmati semua.  Aku sadar semua tak dapat aku tunda-tunda lagi, hal ini talah mendesak dan menghambat pergerakan ku.

  Tak ada keluhan dan sanggahan semua harus berada dalam kepastian dan kebulatan tekat. aku harus mencoba berdiri diatas kakiku lagi, walau aku merasa lemah untuk berlari setidaknya aku telah dapat berdiri dan mencoba untuk melangkah.

  Dalam batinku tak lupa Berdoa "…Ya Allah Berilah hamba-Mu ini Kemudahan dan Kekuatan Dalam Menyelesaikan segala Urusan yang menjadi Tanggung Jawab Hamba…". Amiin..

   Setidaknya aku ingin lagi berikhtiar, semoga proses yang aku kerjakan ini Mendapat Ridho dari MU Ya Allah..

  Pada hati yang Damai ijinkan lah aku untuk masuk dalam kehidupan mu dan menjadi bagian dari hidup mu, Semoga Engkau Memahami..

 

No responses yet