Jul 30 2007
Renungan
Menjadi lebih Objektif, Rasional dan
Berwawasan. Sebuah Renungan Akan
Realita Kehidupan
Di era informasi ini tak ada lagi kata
yang harus dapat dipendam bahkan
direkayasa. Juga kita tidak dapat
sembarangan berasumsi atau pun
memiliki persepsi dalam memberikan
tanggapan atau pun pendapat.
Hal ini berkaitan dalam berbagai aspek
kehidupan, dimana kita dapat menilai
menerima atau menolak setiap kondisi.
Pertimbangan ini dapat diberikan
dengan mengedepankan akan sebuah
tujuan.
Informasi sebagai jendela realita,
untuk melihatnya harus-lah dapat
menempatkan dengan benar. tak dapat
kita menolak sebuah pernyataan
menyimpang dengan mengedepankan ego.
Apa lagi untuk mengklaim bahwa semua
seperti yang terlihat. ingatlah bahwa
kita hanya melihat dari jendela
realita.
Layaknya kita berada dalam sebuah
ruangan melihat ketaman melalui
jendela, mungkin kita dapat
mengidentifikasi dan melihat setiap
penomena yang ada ditaman tersebut
akan tetapi kita tidak berada ditaman
tersebut.
Hal ini-lah yang perlu kita sadari
bahwa Objektifitas belum dapat
ditempatkan dengan benar jika kita
hanya melihat melalui jendela
tersebut. Perlulah sekiranya untuk
dapat menyelami setiap keadaan yang
ada. Dengan katalain untuk dapat
menilai objektif Taman tadi tentulah
kita perlu berada di Taman tersebut.
Nah jika kita telah dapat melihat
dengan Objektif maka kita dapat
merasionalisasi semua itu, tentunya
kita dapat menilai, mengukur,
membandingkan dan mengintepretasikan
setiap kondisi yang ada.
Untuk itu tentunya kita juga
memerlukan Wawasan yang baik, agar
kita mendapatkan Wawasan Baru yang
lebih baik. Setidaknya apa pun itu
tidak lagi hanya sekedar informasi.
Terkadang sulit untuk membayangkan hal-
hal besar yang terjadi dalam kehidupan
ini. tetapi cukuplah kita sadari bahwa
semua itu sangatlah sederhana, hanya
saja kompleksitas terjadi karena kita
mengetahuinya dari jendela realita
yaitu informasi.
Untuk itulah kita perlu pendalaman
yang lebih jauh agar kita dapat
merasakan bukan hanya mengenal akan
penomena yang terjadi.
Sebagai ulasan akhir bahwa
Konsep "berpikir-lah sederhana tapi
dalam" dapat memberikan kita sebuah
objektifitas yang rasional dan
berwawasan. Semoga Bermanfaat..