Aug 23 2007
Sampai Waktunya..
Rasanya sudah habis waktunya aku
berpikir.. Entah apa yang harus aku
lakukan. Yang Jelas aku tidak
tersesat, walau ternyata aku bukan
dijalur yang aku rencanakan.
"tidak.. aku tidak boleh menyesal"
Ucapku geram akan kondisi yang terjadi.
Setelah lama aku menatap pada lekukan-
lekukan garis yang tersusun rapih.
Peta yang aku bawa memberikan petunjuk
bahwa aku telah diluar jalur yang
telah aku rencanakan..
"Lalu bagaimana ?" Pandanganku beralih
pada lembah hijau disisiku..
"Kreeoootttt…" Terdengar orkes perut
yang telat aku isi.
"lebih baik aku masak dululah.. lapar
sekali" pandanganku tertuju pada
sebuah tanah yang datar didepanku..
"untung tadi nyimpen air.."Gerutuku,
sambil mengangkat ranselku dan melipat
peta yang ada ditanganku.
Kenapa pikiranku masih resah, apa lagi
yang mengganjal pikiranku? tapi
rasanya bukan dalam pikiranku, bisikan
kalbu ini yang sulit menerima situasi
yang terjadi. Terjadi perdebatan dalam
diriku..
…
"Mungkin aku harus nge-camp lagi
disini, tanggung kalo aku teruskan"
Aku mencoba mencari solusi dari
kegundahanku sambil menyiapkan alat
masakku.
"Wussss…Kressekkkk…." terdengar
tiupan angin segar dari sela-sela
pepohonan.. Seolah menyadarkan aku
akan sekelilingku..
"Wah, hahaha.. kemana saja diriku..?
seolah baru tersadar akan pemandangan
yang ada. Aku mulai menikmati sebuah
nyanyian lembah yah.. lembah hijau
yang damai..
Aku teruskan memasak.. "Yah, Lebih
baik aku nge-camp dulu disini..
Nampak keceriaanku mulai kembali..
Dengan semangat aku meracik menu yang
akan ku santap hari ini..
…
To be continue…